www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Bumkep Pedamaran diduga Tidak Jelas Sehingga disinyalir kerugian pun tak bisa Di hindarkan
Rabu, 26-05-2021 - 21:38:54 WIB
TERKAIT:
 
  • Bumkep Pedamaran diduga Tidak Jelas Sehingga disinyalir kerugian pun tak bisa Di hindarkan
  •  

    Rokan Hilir. Situasi dan Kondisi program Bumkep di kepenghuluan Pedamaran di kecamatan Pekaitan kabupaten rokan hilir Provinsi Riau, untuk saat ini diduga mengalami kegagalan yang berunjung sia-sia.

    Hal ini berkesesuaian dengan keterangan direktur bumkep di kepenghuluan Pedamaran di Beberapa bulan lalu, Mirisnya persoalan ini belum ada tindakan dari kepenghuluan setempat terkait persoalan tersebut.


    Di anggap bahwa pihak desa di kepenghuluan Pedamaran belum bertindak jauh guna kejelasan persoalan tersebut, hal ini di karenakan dengan retang waktu yang terbilang cukup lama, setelah sempat Di Terbitkan di pemberitaaan media Di Beberapa bulan lalu, terkait persoalan yang serupa.

    Dan jika di tela'ah dari kejelasan Waktu itu, sekdes Wan Ashari mengatakan, bahwa pihaknya belum ada menerima laporan dari pihak bumkep terkait dengan pengelolaan dana yang sudah di kucurkan oleh pemerintah desa guna pengembangan usaha milik desa, yang mengalami kegagalan hampir secara keseluruhan. Demikian yang di katakan oleh sekdes kepenghuluan Pedamaran waktu itu.


    Sementara itu, camat Pekaitan yang saat ini juga merangkap sebagai penghulu Pedamaran Tariono mengatakan " bahwa pihaknya akan melakuakan pemanggilan terhadap direktur bumkep di kepenghuluan Pedamaran guna kejelasan terkait persoalan tersebut, camat Pekaitan berpendapat bahwa sampai saat ini pihak bumkep belum ada membuat laporan terhadap pihak desa terkait persoalan yang serupa "
    jelas Camat saat di konfirmasi Wartawan rabu siang 26 mei 2021 melalui telpon selulernya.

    Sementara itu, di konfirmasi melalui telpon selulernya Subari mengatakan " bahwa pihaknya mengakui adanya indikasi kegagalan Dalam pengelolaan dana bumkep yang telah di kucurkan oleh pemerintah desa guna pengembangan usaha milik desa, dalam hal ini, jenis usaha yang di duga mengalami kegagalan hampir secara keseluruhan yakni berupa ternak Kambing, dengan anggaran 50 juta rupiah, sementara ternak Kambing tersebut bermatian hampir semuanya.

    Selanjutnya, Subari menjelaskan, Selain ternak Kambing yang hasilnya nihil, waserda juga mengalami hal yang sama, dalam hal ini, Kita belum ada menerima hasil dari waserda yang Kita jalankan waktu itu, Di karenakan adanya kesalahan tempat ataupun lokasi yang di nilai kurang bersahabat untuk jenis usaha, sementara itu dana yang di gunakan untuk waserda itu bernilai 140 juta rupiah, yang saat ini tidak barjalan ataupun membuahkan hasil seperti yang di harapakan, untuk itu pihaknya akan Membuat laporan terhadap pihak desa guna kejelasan persoalan yang sama,demikian yang di katakan oleh subari saat di konfirmasi Wartawan rabu sore 26 mei 2021 melalui telpon selulernya

    Jika di tela'ah dari persoalan tersebut, kuat dugaan adanya Unsur kejanggalan, yang terjadi dalam pengelolaan dana bumkep di kepenghuluan Pedamaran, hal ini berkesesuaian dengan waktu yang lebih kurang 60 hari kerja, setelah sempat di Beritakan media terkait persoalan tersebut yang hingga kini tak mempunyai kejelasannya, sementara, itu belum di ketahui secara pasti, siapa yang bertanggung jawab atas kegagalan tersebut.

    Reporter :Handoko



     
    Berita Lainnya :
  • Bumkep Pedamaran diduga Tidak Jelas Sehingga disinyalir kerugian pun tak bisa Di hindarkan
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved