www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
TANGKAP NELAYAN KECIL, KETUA PWRIB MINTA KEJELASAN LEGALITAS TAMBAK KERANG
Senin, 09-03-2020 - 14:25:38 WIB
TERKAIT:
 
  • TANGKAP NELAYAN KECIL, KETUA PWRIB MINTA KEJELASAN LEGALITAS TAMBAK KERANG
  •  

    Rokan hilir, Tribunsatu.com Banyaknya informasi yang di dengar oleh Mulyadi N, yang di kenal sebagai ketua wadah PWRIB (perkumpulan wartawan republik Indonesia bersatu) Mengatakan" berdasarkan informasi ataupun keluhan masyarakat nelayan akan keberadaan tambak kerang di pantai Rokan hilir, hingga membuat sempitnya ruang kerja bagi para nelayan kecil, yang biasanya mengais rezeki di areal pantai Rokan hilir.

    Setelah banyaknya informasi-informasi yang dengarnya mengenai persoalan tersebut, akhirnya MULYADI N angkat bicara" menurut Mulyadi N, dirinya tidak bisa menahan diri, setelah melihat tangisan keluarga nelayan kecil, yang saat ini di proses hukum karena di duga telah melakukan pencurian kerang tambak di area pantai tersebut, jika kita perhatikan atas persoalan yang baru saja terjadi, di wilayah Rokan hilir kecamatan Bangko ini.

    Ada beberapa nelayan yang di tangkap oleh aparat, hingga terjerat hukum demi menafkahi keluarga mereka, untuk itu,saya terpaksa harus bicara dalam hal ini, karena melihat keadaan yang sedemikian, terpanggil hati nurani saya untuk harus bicara" jelas Mulyadi di hadapan beberapa wartawan Senin siang 09/03/2020 di salah satu rumah makan, di kota Bagan siapi-api.

    Dalam perkataannya mereka di tangkap, karena di duga telah melakukan pencurian kerang tambak milik salah satu pengusaha, yang belum bisa di pastikan , bahwa yang bersangkutan secara sah dan memiliki badan hukum yang jelas mengenai usahanya di area pantai tersebut" ucap Mulyadi.

    Mulyadi juga mengatakan"coba kita renungkan, jarak keluasan yang di perlukan pengusaha untuk membuka usahanya, membutuhkan tempat yang luas, hingga mencapai puluhan hektar, sementara, keluasaan pantai sungai Rokan hilir ini, tidak begitu luas, oleh karena itu, kita harus bisa memikirkan hal tersebut". Terang Mulyadi.

    Di akhir perkataannya,Mulyadi N mengatakan" atas persoalan tersebut, saya minta kepada pihak terkait baik jajaran penegk hukum, maupun dinas terkait, bahkan pemerintah daerah kabupaten Rokan hilir, harus mengambil tindakan agar persoalan ini tidak terjadi lagi" pinta Mulyadi

    Reporter: Handoko



     
    Berita Lainnya :
  • TANGKAP NELAYAN KECIL, KETUA PWRIB MINTA KEJELASAN LEGALITAS TAMBAK KERANG
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved