www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Polres Kuansing Adakan Focus Grup Discussion (FGD) Hukum Dan Lingkungan Hidup
Kamis, 30-01-2020 - 19:32:33 WIB
TERKAIT:
 
  • Polres Kuansing Adakan Focus Grup Discussion (FGD) Hukum Dan Lingkungan Hidup
  •  

    Kuansing, Tribunsatu.com Polres Kuansing menyelenggarakan Focus Group Discussion (FGD) Tentang "Regulasi atau Aturan Hukum Terhadap Aktivitas PETI Serta Dampak Peti Bagi Lingkungan Hidup, Sosial Dan Kesehatan Masyarakat.

    Kegiatan tersebut diselenggarakan di Gedung Pertemuan Pratisarawirya Polres Kuantan Singingi Jl.Proklamasi Sungai Jering,Taluk Kuantan Kabupaten Kuantan Singingi, Kamis pagi (30/1/2020).

    Hadir dalam acara tersebut, Kapolres Kuansing AKBP Henky Poerwanto,S.I.K,MM, Kadis Lingkungan Hidup Drs.Rustam, Kasat Reskrim Polres Kuansing AKP Andi Cakra S.I.K, Kasat Binmas Polres Kuansing AKP Efrion, Para Kades Binaan Babinkamtibmas, Para Babin Kamtibmas jajaran Polres Kuansing.

    Dalam kegiatan ini, ada 3 (Tiga) pembahasan dalam FGD tersebut ialah, regulasi atau Aturan Hukum Terhadap Aktifitas PETI, upaya pencegahan dampak PETI Bagi Lingkungan Hidup,Sosial Dan Kesehatan Masyarakat, dan yang terakhir peran Para Kepala Desa Binaan Bhabinkamtibmas bekerjasama dgn Para Bhabinkamtibmas dalam penanganan PETI Emas.

    Giat ini melibatkan Para Kepala Desa Binaan Bhabinkamtibmas dan melibatkan Para Bhabinkamtibmas jajaran Polres Kuansing.

    Kapolres Kuansing dalam sambutanya mengatakan bahwsanya kegiatan ini diagendakan dalam rangka mengoptimalkan peran Bhabinkamtibmas bersama Kades untuk bersinergi dalam upaya pencegahan aktifitas PETI yang berada di desanya masing-masing.

    "Aktifitas PETI ini ada konsekwensi yakni sanksi pidana yang dapat diberikan kepada para Pelaku PETI, baik itu Penambangnya, Pengepul dan Pengolahnya, serta Pemodalnya." Ujar Kapolres.

    Dikatakan Kapolres, selain pencegahan juga harus adanya ketersediaan lapangan kerja alternatif bagi para penambang PETI, sehingga masyarakat beralih ke pekerjaan lain seperti salah satunya perusahaan kelapa sawit, yang kedepannya nanti akan dikordinasikan dengan Pemda dan pihak Perusahaan.

    Tidak hanya ini saja, kedepannya juga akan ada Program Penghapusan Penggunaan Mercuri pada aktivitas penambangan yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan di Kabupaten Kuansing.

    "Program ini sangat baik, yang nantinya Pemda akan mengakomodir para penambang yang selama ini tidak memiliki izin penambangan rakyat." Pungkasnya.

    Selain itu Kapolres berpesan agar para Bhabinkamtibmas segera melaporkan bila diwilayahnya masih ada aktifitas PETI guna dilakukan penindakan.

    Sementara itu, Kadis Lingkungan hidup, dalam arahanya mengatakan dampak yang diakibatkan oleh aktifitas PETI terhadap lingkungan akan terjadi salah satunya Abrasi dan Erosi serta Pencemaran bahan kimia berbahaya bagi kesehatan (Mercuri).

    "Memang pantuan kita aktifitas PETI Emas saat ini memang sudah jauh berkurang dibandingkan tahun terdahulu (2000-2014), namun perlu terus dilakukan upaya pencegahan guna menjaga kelestarian lingkungan." Terangnya.

    Pada tempat yang sama Kasat Reskrim
    Mengatakan Peraturan perundang-undangan yang mengatur sanksi pidana terhadap Pelaku, Pengepul dan Pengolah, Pemodal aktifitas PETI sudah jelas, bahkan sudah terdapat beberapa aktifitas PETI yang diproses hukum.(andre)



     
    Berita Lainnya :
  • Polres Kuansing Adakan Focus Grup Discussion (FGD) Hukum Dan Lingkungan Hidup
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved