www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Amril Mukminin Bupati Bengkalis Non Aktif Tiba di Rutan Kelas I Pekanbaru 
Rabu, 08-07-2020 - 14:21:32 WIB
TERKAIT:
 
  • Amril Mukminin Bupati Bengkalis Non Aktif Tiba di Rutan Kelas I Pekanbaru 
  •  

    PEKANBARU - Tribunsatu.com Menggunakan Rompi berwarna orange bertuliskan KPK, Amril Mukminin, Rabu (8/7/2020) siang tiba di Rumah Tahanan Kelas I Pekanbaru, Jalan Sialang Bungkuk, Pekanbaru.

    Turun dari mobil, Amril yang merupakan Bupati Bengkalis Non Aktif itu nampak mencuci tangan untuk menaati protokol kesehatan dengan dikawal empat orang.

    Jadwal kedatangan Amril ini dari Jakarta yakni untuk menghadiri sidang sebagai terdakwa di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (8/7/2020) besok.

    Juru Bicara (Jubir) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Ali Fikri mengatakan, Amril lebih dulu menjalani pemeriksaan kesehatan oleh tim medis guna mastikan kondinsinya sebelum diterbangkan. 

    "Tim JPU melaksanakan penetapan Majelis Hakim untuk memindahkan penahanan Terdakwa Amril Mukminin ke Rutan Klas I Pekanbaru," katanya.

    Diketahui, KPK pada 16 Mei 2019 telah menetapkan Amril bersama Direktur PT Mitra Bungo Abadi Makmur alias AAN (MK) sebagai tersangka dalam pengembangan perkara dugaan tindak pidana korupsi peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis. Untuk tersangka Makmur telah ditahan KPK sejak 31 Oktober 3019 lalu.

    Proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning (multiyears) adalah salah satu bagian dari enam paket pekerjaan Jalan di Kabupaten Bengkalis tahun 2012.

    Proyek pembangunan jalan itu sempat dimenangkan oleh PT Citra Gading Asritama (CGA), namun kemudian dibatalkan oleh Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Bengkalis dengan alasan bahwa PT CGA diisukan masuk daftar hitam atau blacklist Bank Dunia.

    PT CGA menerima Surat Pembatalan Penyedia Barang dan Jasa (SPPBJ). Namun, pada tingkat Kasasi Juni 2015, Mahkamah Agung memutuskan PT CGA memenangkan gugatan terhadap Dinas PU Bengkalis dan berhak melanjutkan proyek tersebut.

    Pada Februari 2016, sebelum Amril menjadi Bupati Bengkalis, diduga ia telah menerima sejumlah uang untuk memuluskan anggaran proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning tahun jamak tahun 2017-2019.

    Setelah Amril menjadi Bupati Bengkalis, diduga terjadi pertemuan antara perwakilan PT CGA dengan Amril. Dalam pertemuan tersebut PT CGA diduga meminta tindak lanjut Amril terkait proyek agar bisa segera tanda tangan kontrak dan Amril menyanggupi untuk membantu.

    Dalam rentang Juni dan Juli 2017, diduga tersangka Amril telah menerima miliaran dalam bentuk dolar Singapura dari pihak PT CGA. Penyerahan uang ini diduga untuk memuluskan proyek yang akan digarap oleh PT CGA, yakni proyek peningkatan Jalan Duri-Sei Pakning multiyears tahun 2017-2019.

    Atas perbuatannya, Amril disangkakan melanggar Pasal 12 huruf a atau huruf b atau Pasal 11 atau Pasal 12 B Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2001 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 ayat 1 ke-1 KUHP.(bermadah.co.id)



     
    Berita Lainnya :
  • Amril Mukminin Bupati Bengkalis Non Aktif Tiba di Rutan Kelas I Pekanbaru 
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved