www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Waooo..!!! Ternyata Tak Hanya Yan Prana Dipanggil Jaksa, Ada Lima Orang Lainnya
Selasa, 07-07-2020 - 06:47:42 WIB
TERKAIT:
 
  • Waooo..!!! Ternyata Tak Hanya Yan Prana Dipanggil Jaksa, Ada Lima Orang Lainnya
  •  

    Kantor Kejati Riau/Int 


    PEKANBARU, Tribunsatu.com- Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau tidak hanya memanggil Sekdaprov Riau, Yan Prana Jaya, tapi juga memanggil lima orang lainnya diminta keterangannya untuk mengusut dugaan penyimpangan anggaran di Pemerintahan Kabupaten (Pemkab) Siak.


    "Sudah lima orang atau lebih (dimintai keterangan)," terang Asisten Pidana Khusus (Pidsus) Kejati Riau, Hilman Azazi, kepada media, Senin (6/7/2020).


    Dikatakan Hilman, pihaknya masih melakukan pengumpulan bahan dan keterangan (Pulbaket) terkait dugaan korupsi tersebut.


    "Belum saksi, baru dimintai keterangan saja," ucap Hilman lagi.


    Informasinya, sejak beberapa hari yang lalu sudah dilakukan proses permintaan keterangan. Hari ini, Senin (06/07), jaksa penyelidik Pidsus memanggil eks Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Daerah (Bappeda) Riau, Yan Prana Jaya.


    Pria yang akrab disapa Yan Prana tersebut saat ini menjabat sebagai Sekretaris Daerah Provinsi (Sekdaprov) Riau. Dia dikabarkan datang memanggil jaksa penyidik sekitar pukul 08.30 WIB.


    "Saya tidak pernah panggil sekda ya, tidak tahu salah sekda apa. Saya panggil Kepala Bappeda, BPKAD Siak periode saat itu," kata Hilman.


    Hilman menyebutkan, Pidsus Kejati Riau menyelidiki dugaan penyimpangan anggaran di Badan Keuangan Daerah, Bappeda Siak dan Sekda


    Pemanggilan juga terhadap Hendri, dari Bappeda. Kamis (2/7/2020) lalu, juga dimintai keterangan Yurnalis, mantan Kabag Kesra Pemkab Siak.


    Saat ini, Yurnalis menjabat Kepala Badan (Kaban) Pemberdayaan Masyarakat Desa, Kependudukan, dan Catatan Sipil Provinsi Riau.


    Jaksa penyelidik sudah memeriksa Yurnalis. Pemeriksaan dilakukan Kamis (2/7/2020) lalu.


    Namun, Yurnalis mengelak saat dikonfirmasi wartawan saat ditanya tentang kebenaran pemeriksaan terhadap dirinya berkaitan dugaan korupsi di Setdakab Siak, terutama di Bagian Kesra yang dipimpinnya saat itu, membantah.


    "Mohon maaf, tidak benar itu," bantahnya kepada liputanoke.com, saat dikonfirmasi terkait pemeriksaan dirinya. (Sumber:liputanoke.com)




     
    Berita Lainnya :
  • Waooo..!!! Ternyata Tak Hanya Yan Prana Dipanggil Jaksa, Ada Lima Orang Lainnya
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved