www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH (PW-IPKJI) PROVINSI RIAU PERIODE 2019-2024 DAN SEMINAR KESEHATAN JIWA
Senin, 25-11-2019 - 10:41:50 WIB

TERKAIT:
 
  • PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH (PW-IPKJI) PROVINSI RIAU PERIODE 2019-2024 DAN SEMINAR KESEHATAN JIWA
  •  


    PEKANBARU, Tribunsatu.com - Pada Hari Minggu tanggal 24 Nopember 2019 bertempat di Aula Rektorat Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI), Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (IPKJI) Provinsi Riau mengadakan seminar sehari keperawatan Jiwa dengan tema : Mental Health Promotion & Sucide Prevention : Karena diri anda sangat berharga, jangan pernah menyerah, dan bersabarlah bersama kami.

    Nara Sumber pada Seminar tersebut adalah Prof. Budi Ana Keliat, Skp, M.App.Sc yang merupakan pakar keperawatan Jiwa dari Universitas Indonesia dan Ns. Aulia Akbar, S.Kep, M.Kep, Sp. Kep. J yang merupakan perawat spesialis jiwa dari Rumah Sakit Jiwa Tampan Provinsi Riau.
    Seminar ini dillaksanakan bersempena dengan Pelantikan Pengurus Wilayah Ikatan Perawat Kesehatan Jiwa Indonesia (PW-IPKJI) Provinsi Riau periode 2019-2024, dan sekaligus masih dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Jiwa Sedunia pada tanggal 10 Oktober 2019 lalu,

    PELANTIKAN 40 ORANG PW IPKJI PROVINSI RIAU yang diketuai oleh Ns. Sri Wahyuni, M.Kep,Sp.Kep. J, PhD tersebut DILAKSANAKAN DIHADAPAN ibu kadinkes prop.Riau Dra. Mimi Yuliani Nazir, Apt.MM selaku wakil gubernur Riau, ketua ppni prop. Riau bapak H.Elia Tarigan,SKM dan dewan penasehat pw ipkji riau bapak Ns.Syaparuddin Daud, Skep.MM dan para peserta seminar.

    Menurut Ketua Panitia, Ns. Emulyani, M.Kep, tujuan diadakannya seminar ini adalah dikarenakan Kebutuhan pelayanan kesehatan jiwa yang optimal di Indonesia belum sepenuhnya terpenuhi.

    Pelayanan kesehatan jiwa masih terbatas di Rumah Sakit. Belum tersedianya fasilitas pelayanan kesehatan jiwa yang cukup ditingkat Puskesmas dan Rumah Sakit Umum mengakibatkan pelayanan kesehatan jiwa tidak bisa dinikmati secara merata oleh seluruh rakyat Indonesia, baik yang mengalami gangguan, resiko maupun yang sehat jiwa. Selain itu, bagi masyarakat Indonesia, rasa malu menjadi kendala utama orang-orang yang mengalami gangguan mental mencari bantuan tenaga kesehatan untuk mencapai kesembuhan.

    Akibatnya, kondisi kejiwaan bukannya membaik bahkan justru berujung pada bunuh diri. Untuk itu masyarakat perlu diberi edukasi tentang bagaimana cara pencegahan bunuh diri secara promotive dan preventive.
    Ns. Sukma Dewi, S. Kep.MKes selaku bagian publikasi menyatakan tidak menduga sebelumnya ternyata minat peserta sangat tinggi untuk mengikuti kegiatan ini.

    Direncanakan peserta yang akan hadir adalah sekitar 300 orang, ternyata pada H-1 jumlah tersebut telah melampau target yaitu sebanyak 450 orang dan pada hari H masih banyak peserta yang mendaftar di tempat acara, sehingga dengan terpaksa panitia menolak beberapa orang peserta dikarenakan tidak ada lagi tempat duduk.
    Tingginya minat peserta akan seminar ini menunjukkan bahwa tema tentang Kesehatan Jiwa juga sangat dinanti dan dibutuhkan oleh masyarakat.

    Untuk masa yang akan datang diharapkan kepada pengurus IPKJI Riau tetap mengadakan seminar seminar tentang kesehatan jiwa ataupun penyuluhan kepada masyarakat agar yang sehat jiwa tetap sehat, resiko gangguan jiwa jadi sehat jiwa, gangguan jiwa kembali sehat dan produktif. Sehingga terwujudnya masyarakat Indonesia dan Riau khususnya masyarakat yang sehat jiwa. Aamiin ya rabbalalamin.(red)



     
    Berita Lainnya :
  • PELANTIKAN PENGURUS WILAYAH (PW-IPKJI) PROVINSI RIAU PERIODE 2019-2024 DAN SEMINAR KESEHATAN JIWA
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved