www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
SANIARI LAIA, DIRAMPOK TUKANG BECAK
Jumat, 02-04-2021 - 22:39:38 WIB
TERKAIT:
 
  • SANIARI LAIA, DIRAMPOK TUKANG BECAK
  •  

    Medan: Air mata wanita berkulit putih bernama lengkap Saniari Laia (24) teruai. Sembari menangis, sesekali tangan kananya memegang lehernya yang masih membekas cakaran dari abang tukang beca jahat, “peloroti” diduga mau merampas kalung dari leher wanita asal Nias itu.


    Raut wajah Saniari Laia tampak sedih. Apalagi cicin emas dan Hp miliknya ludes “Dipeloroti” abang tukang beca, Rabu (31/03/2021).


    Wanita berkulit putih yang bekerja sebagai cleaning servise di salah hotel di Medan, ternyata baru 1 bulan berada di Medan.


    Awal kejadian tersebut, ketika korban mengaku berangkat kerja berjalan kaki dari tempat kosnya di Jalan Gajah Mada Medan ke hotel di Jalan S Parman Medan.


    Tiba -tiba ia dihampiri penarik beca bermotor. Kemudian, korban mengikuti ajakan abang tukang beca. Padahal biasanya ia hanya jalan kaki ke tempat kerja dari tempat kos karena tidak jauh.


    “Biasanya saya selalu jalan kaki dari tempat kos ke tempat kerja karena tidak jauh”, ujar Saniari Laia sambil menangis menjelaskan kepada wartawan.


    Korban mengaku tanpa disadarinya sudah berada di Jalan Sudirman Medan. Apalagi korban masih awam daerah kota Medan.


    “Saya pun bingung kenapa bisa sampai di sini,” sebutnya sambil menangis sembari menyadari dua cicin dan handponenya sudah tidak ada lagi.


    “Cincin dan handphone saya hilang. Saya pun bingung kenapa saya kasikan sama tukang becak itu,” sebutnya lagi.


    Sebelumnya, saksi mata mengaku melihat korban kebingungan sambil menangis di pinggir Jalan Sudirman Medan.


    “Saya lihat dia macam orang linglung sambil menangis korban menanyakan angkot tujuan hotel di Jalan S Parman Simpang Gajah Mada Medan,” ujarnya.


    Tanpa fikir panjang, pria bernama Irsan kemudian membawa korban ke warung jurnalis yang tak jauh dari lokasi Saniari diturunkan oleh penarik beca jahat itu.


    Wanita asal Nias yang baru satu bulan di Kota Medan itupun memilih untuk lanjut bekerja.


    “Saya iklas bang barang saya diambil paksa sama tukang beca, saya mau kerja dulu,” tuturnya dengan nada sedih.


    Sejumlah saksi warga kembali mengingatkan korban agar tidak membawa perhiasan berharga bila ingin bekerja. Sumber : (KRO/RD/TIM)




     
    Berita Lainnya :
  • SANIARI LAIA, DIRAMPOK TUKANG BECAK
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved