www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
DPRD provinsi Riau, menggelar rapat pansus. Rapat dipimpin langsung ketua pansus Karmila sari.
Jumat, 15-01-2021 - 08:54:18 WIB
TERKAIT:
 
  • DPRD provinsi Riau, menggelar rapat pansus. Rapat dipimpin langsung ketua pansus Karmila sari.
  •  

    Pekanbaru - DPRD Provinsi Riau menggelar rapat kerja Panitia Khusus (Pansus) di Ruang Rapat Medium DPRD Provinsi Riau, Kamis siang (14/1/2021).

    Rapat dipimpin oleh Ketua Pansus DPRD Provinsi Riau Karmila Sari, didampingi Wakil Ketua Pansus Husaimi Hamidi serta dihadiri anggota Pansus lainnya seperti Ramos Teddy Sianturi, Eva Yuliana, Syahroni Tua, Marwan Yohanis, Sugeng Pranoto, Amran, Sofyan Siroj Abdul Wahab, Ade Hartati Rahmat, Abu Khoiri, Syamsurizal, dan Yuyun Hidayat.

    Turut hadir dalam dalam rapat tersebut Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari beserta jajaran, Biro Hukum Arif Rahman, Armanita, Serta anggota dari Kementerian Hukum dan HAM Provinsi Riau.

    Rapat ini membahas mengenai Perubahan atas Perda No 10 tahun 2002 tentang Perubahan Bentuk Badan Hukum Bank Pembangunan Daerah Riau dari Perusahaan Daerah (PD) menjadi Perseroan Terbatas (PT) Bank Pembangunan Daerah Riau.

    Direktur Utama Bank Riau Kepri, Andi Buchari menyampaikan beberapa hal yang sudah dilakukan untuk proses konversi dari yang sifatnya konvensional menjadi syariah.

    "Dalam 3,5 tahun ini, kami telah mencanangkan 3K, yaitu Konversi, Kinerja, dan Kultur. Supaya ini bisa menjadi pondasi awal bagi kami untuk menunjukkan kinerja yang baik dalam merealisasikan PT. Bank Riau Kepri menjadi PT. Bank Riau Kepri Syariah. Kami sudah mendatangi beberapa instansi secara langsung ditengah pandemi seperti ini untuk membahas masalah konversi ini. Agar tidak sekedar berganti nama saja, tetapi juga diikuti oleh hal-hal lainnya,” ujarnya.

    Menanggapi perjelasan tersebut, Ade Hartati Rahmat mempertanyakan
    "Perubahannya hanya yang sifatnya konvensional menjadi syariah. Kalau menurut saya, ini merupakan penambahan Perda baru, bukan perubahan Perda, yang saya khawatirkan perubahan ini terlalu sederhana karena hanya menambahkan 6 pasal,” terang Ade Hartati Rahmat.

    Mendengar pertanyaan tersebut Bagian Perundang-undangan Provinsi Riau, Armanita menjelaskan jika kegiatan tersebut mengubah konvensional menjadi syariah bukan membuat bank baru.

    Menanggapi pertanyaan itu, Direktur Utama Bank Riau Kepri Andi Buchari mengaku pihaknya akan melakukan secara maksimal untuk konversi.



     
    Berita Lainnya :
  • DPRD provinsi Riau, menggelar rapat pansus. Rapat dipimpin langsung ketua pansus Karmila sari.
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Tokoh - Opini - Galeri - Advertorial Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2016-2020 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved