www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Lebaran di Markas Pasukan Garuda di Tanah Lebanon
Minggu, 17-06-2018 - 09:25:48 WIB
TERKAIT:
 
  • Lebaran di Markas Pasukan Garuda di Tanah Lebanon
  •  

    LEBANON, Tribunsatu.com Tidak semua orang bisa menikmati lebaran bersama keluarga di kampung halaman. Prajurit TNI anggota Satgas Batalyon Indonesia (Indobatt) Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-L / Unifil di Lebanon misalnya, harus merayakan Idul Fitri 2018 di medan tugas yang jauh dari rumah dan keluarga.

    Meski demikian, Pasukan Garuda Indobatt tetap menjalani ibadah lebaran ala Indonesia, mulai dari takbiran hingga salat Id. “Suasana sangat sederhana sekali. Kita bisa tetap bahagia dengan kebersamaan sesama, ”ucap Lettu (Inf) Yandra, Perwira Penerangan Konga XXIII-L / Unifil.

    Satgas Indobatt Batalyon Mekanis TNI Konga XXIII-L / Unifil beranggotakan 850 jiwa. Mereka berangkat dari Desember 2017 dan merata untuk bulan Desember ini. Mau tidak mau, lebaran ini adalah dijalani di daerah penugasan. Prajurit TNI menggelar salat Id bersama rekan satuannya di markas pada Jumat (15/6) waktu setempat.

    Sehari sebelum lebaran, para korban melantunkan takbir usai salat Isya berjamaah. Di sela-sela kegiatan takbiran, anggota Pasukan Garuda Indobatt yang dipimpin Dansatgas Indobatt Konga XXIII-L / Unifil Letkol Inf Arfan Johan Wihananto, SIP Usaha zakat fitrah. Para siswa menyalurkan zakat kepada masyarakat di sekitar wilayah operasi.

    Esoknya, Pasukan Garuda Indobatt menggelar salat Id berjamaah di Lapangan Soekarno, Markas Indobatt PBB Posn 7-1 Adshit Alqusyair, Lebanon Selatan. Id salat diimami oleh Syeikh Abdullah Ad-Dakour yang merupakan Wakil Mufti (Imam Besar) untuk wilayah Lebanon Selatan. Masyarakat adat untuk masuk ke markas untuk melakukan salat Id bersama-sama.

    Tidak ada kemeriahan layaknya salat Id di kampung halaman. Para salat hamil seragam loreng lapangan, dan duduk bersimpuh berlatar kendaraan tempur Anoa yang menjadi andalan Pasukan Garuda Indobatt saat demi di lapangan.

    Tapi, masih ada yang tetaplah manusia yang merindukan rumah dan keluarga. Ada sedikit kesedihan yang terasa di lebaran tahun ini. “Tapi tugas mulia misi lebih penting karena penghargaan bagi kita. Dan membawa nama Indonesia juga, ”ujar Yandra.

    Meski demikian, salat Id tetap berlangsung khidmat. Para penderita mendengarkan dengan khotmat khotbah yang dibacakan oleh Serka Hijrah tentang makna Idul Fitri. Selanjutnya, para korban melakukan halal bi halal antara Dansatgas. Acara makan bersama menjadi penutup lebaran di markas Pasukan Garuda Indobatt.(riswan/puspen)



     
    Berita Lainnya :
  • Lebaran di Markas Pasukan Garuda di Tanah Lebanon
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved