www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Arogan Oknum Jaksa Di Rohil Persis Gaya Preman Pasar, Di Ajak Wartawan Berantam
Kamis, 04-07-2019 - 17:59:30 WIB
TERKAIT:
 
  • Arogan Oknum Jaksa Di Rohil Persis Gaya Preman Pasar, Di Ajak Wartawan Berantam
  •  

    Rokan Hilir, Tribunsatu.com Diduga salah seorang oknum jaksa penuntut umum (jpu) yang berinisial (Niki junismero.SH) mengajak berantam salah satu wartawan media online, inisial (Rahman) saat bertugas meliput di pengadilan Negri Rokan hilir.

    Tutur Rahman menceritakan ketika di komfirmasi melalui cattingan di (whatsapp) menjelaskan bahwa pada saat itu, kejadiannya pada hari
    Senin 1/7/2019 sekitar pukul 14.00 Wib, oknum jaksa (jpu) inisial Niki Junismero.SH. mengajak saya berantam, bahkan sempat mengeluarkan bahasa kasar .

    Ucap oknum jaksa (jpu) itu kesaya, Apa maksud mu memfoto-foto saya,' kamu mau menjatuhkan saya ya,' kalau kau kurang senang kepada saya bilang.' ucap oknum jaksa Niki junismero SH. kepada rahman. "

    Jawab Rahman,, Lho.., maksud mu apa ni,.itu hak saya sebagai seorang jurnalis atau wartawan, dan saya memfoto bukan langsung menaikkan berita, tetapi saya konfirmasi atau bertanya sama humas kejari Farhan," Jawab Rahman.

    Balas jawab oknum jaksa (jpu) kepada Rahman," Kalau kau kurang senang bilang Terus terang kepada saya,, yuk lah kita main (kelahi), dimana kamu mau main disini atau diluar, ucap Niki junismero oknum jaksa (jpu) di Rohil itu , sambil membuka baju nya, Saya tidak masalah dilihat hakim kayak ini,, telanjang pun tak masalah., Saya tidak sama dengan jaksa lain, kalau jaksa lain diam diam saja,, kata Niki janismero.SH, terhadap Rahman,

    Hal itu bermula ketika Rahman mencoba konfirmasi kepada Humas Kejaksaan inisial Farkhan SH, terkait tentang adanya (jpu) atas nama Niki Junismero SH, yang berada diruang sidang dalam perkara terdakwa Williem alias Atong anak Salim, dalam kasus Perubahan Kawasan Alam/Tata,

    Nah, selesai sidang saya sholat di mushola PN, Saat itu datang salah satu wartawan bernama Darama memanggil saya bahwa ada jaksa mau bicara, Ketika saya keluar dari mushola dan belum sempat memasang sepatu, oknum jaksa atas nama Niki junismero.SH, tersebut marah-marah Dengan mengeluarkan kata kasar sambil membuka baju nya mau mengajak saya berantam." Tutur Rahman.

    Rahman menjelaskan
    Saat itu saya tidak terpancing emosi, saya hanya menggatakan saya sudah konfimasi sama pimpinan kamu Dan hak saya untuk melakukan konfirmasi. Tapi oknum (jpu) Niki janismero SH, tidak mau tahu hal kerja wartawan, dia terus mengajak saya berantam, Tutur Rahman

    Rahman mengatakan, bahwa atas perbuatan oknum (jpu) Niki Junismero SH, itu terhadapnya Rahman tidak terima,Tujuan saya kan baik,,saya hanya konfirmasi kok,,ujar Rahman." Sampai saat berita ini di terbitkan lagi, oknum jaksa (jpu) inisial Niki junismero SH, Merasa tak bersalah sama sekali atas ke aroganan oknum (jpu) terhadap wartawan inisial (rahman) dan permintaan maaf pun serasa berat di lontarkan oleh oknum jaksa (jpu) tersebut.tutur rahman

    Rahman pun berharap Agar ada sangsi dan tindakan tegas terhadap oknum (jpu) yang diduga Arogan terhadap dirinya, Seharusnya seorang jaksa (jpu) tau Dan paham profesi Seorang wartawan Padahalkan sudaah di atur Di UU Nomor 40 tahun 1999 tentang PERS, sangat janggal apabila seorang oknum jaksa tidak paham UU PERS.

    Rahman memohon
    Sudi Kiranya kepala kejaksaan agung republik indonesia Dan Dewan PERS indonesia , bisa menindak tegas oknum jaksa (jpu) di Rokan hilir provinsi riau yang berinisial Niki Jasnimero SH, yang diduga telah berbuat arogan terhadap dirinya ketika dia menjalankan tugas profesinya sebagai wartawan," Harapan Rahman.(rilis/sob)



     
    Berita Lainnya :
  • Arogan Oknum Jaksa Di Rohil Persis Gaya Preman Pasar, Di Ajak Wartawan Berantam
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved