www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Diduga Dokter Salah Memberikan Resep Obat, Pasien Alami Alergi Kulit Yang Parah
Minggu, 11-08-2019 - 12:47:28 WIB
TERKAIT:
 
  • Diduga Dokter Salah Memberikan Resep Obat, Pasien Alami Alergi Kulit Yang Parah
  •  

    Bengkalis, Tribunsatu.com Bocah laki  laki yang bernama Aidil Ikram warga Desa Teluk Latak mengalami  alergi kulit  yang  cukup parah ini yang di dapat dari keteragan dari salah satu anggota keluarga  korban kepada awak media saat di temui di rumah kediaman nya pihak keluarga menjelas kan diduga salah resep yang berikan oleh dokter beberapa hari lalu  yang bernama Aidil ini mengalami alergi kulit dan sempat dirawat di RSUD Bengkalis, Mendengar informasi ada bocah menderita sakit keras, kami dari Awak media Bengkalis tergerak dan berinisiatif ingin membantu meringankan beban keluarganya. Alhamdulilah sekarang Aidil sudah bisa pulang kerumahnya setelah sekian lama terbaring di RSUD Bengkalis.

    Aidil Ikhram (11 tahun), Anak ke empat dari pasangan Bapak Medison dan Ibu Wati merupakan salah satu anak yang kuat dalam menjalani kehidupan keseharian, Aidil penderita penyakit kulit yang disebabkan alergi obat yang dikonsumsinya dari salah satu dokter praktek di kecamatan Bengkalis, Riau.

    Ibu rumah tangga yang kerap disapa Wati ini menjelaskan, bahwa anaknya Aidil, sebelum di bawa berobat ketempat dokter praktek, "Memang anak saye waktu pulang main saye melihat bibirnye merah same matenye juge merah saye bawa anak saye ke poskesdes, disane cume dikasi obat biasa aje terus dibilang kalo obat mate tak ade cube beli Kat kedai mungkin Ade", jelas ibu wati dengan logat melayunya ke awak media.

    Setelah dibawa ke Puskesdes tidak ada perubahan pak Medison dan Ibu Wati berniat membawa anaknya ke tempat Dokter Praktek, karena dengar kabar disana ada gratis berobat dengan membawa BPJS.

    Setelah sampai ditempat dokter praktek BPJS yang dibawa keluarga pak Medison dan ibu Wati tidak berlaku di tempat dokter praktek tersebut, dan tidak tau apa alasannya. karena sudah terlanjur sampai disana keluarga pak Medison memutuskan anaknya untuk di cek penyakit apa yang diderita anaknya.

    Setelah ditangani dokter tersebut dan di cek apa penyakitnya, "Dokter mengatakan anak saya terkena cacar air", dan dari dokter praktek memberikan obat, terang ibu Wati.

    "Setelah obat yang diberi dokter diminum anak saya pagi dan malam, anak saya bukan tambah sembuh malah tambah parah sakitnya, terus besoknya kami sekeluarga membawanya ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bengkalis, setelah ditangani dokter di rumah sakit dokter bilang anak saya terkena alergi obat yang di konsumsinya", jelas ibu Wati dengan nada sedih.

    Dari penjelasan pihak keluarga mereka berobat ke klinik Bengkalis berada di depan kantor bupati. Dimiliki salah satu anggota DPRD Bengkalis.

    Saat ditanya awak media, apakah ada dari pihak dokter praktek menjenguk anaknya saat rawat inap di RSUD dan berapa lama di rawat inap di RSUD Bengkalis,? ibu Wati menjawab "Kalo Dokternya blm ada, cuma anggota dokternya ada dua kali menjenguk ke RSUD, Kalo berapa lama dirawat inap sekitar 17 hari rawat inap di RSUD", Ucapnya lagi dengan mata berkaca-kaca.(rilis rmdn)



     
    Berita Lainnya :
  • Diduga Dokter Salah Memberikan Resep Obat, Pasien Alami Alergi Kulit Yang Parah
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved