www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Paripurna Kota, Wakil Ketua DPRD Ungkap Penyebabnya, Dipastikan Mundur
Kamis, 22-03-2018 - 14:41:50 WIB
TERKAIT:
 
  • Paripurna Kota, Wakil Ketua DPRD Ungkap Penyebabnya, Dipastikan Mundur
  •  

    PEKANBARU, Tribunsatu.com Pelaksanaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) tingkat Kota Pekanbaru, sudah dipastikan diundur.

    Seharusnya Musrenbang tersebut digelar dalam pekan ini, sesudah pelaksanaan reses para anggota DPRD Pekanbaru.

    "Karena belum ada kata sepakat pada paripurna kemarin, maka ditunda. Penyebabnya, karena banyak protes dari teman-teman dewan soal pokirnya (pokok pikiran)," kata Wakil Ketua DPRD Pekanbaru, Jhon Romi Sinaga SE, Kamis (22/3/2018) kepada Wartawan di DPRD Kota.

    Seperti diketahui, Pokir merupakan kepanjangan dari pokok-pokok pikiran.

    Istilah ini digunakan untuk menyebut kewajiban anggota legislatif menjaring aspirasi dari masyarakat.

    Aspirasi itu kemudian akan ditindaklajuti para wakil rakyat ke eksekutif saat perancangan APBD.

    Sesuai yang tercantum pada Pasal 55 huruf (a) Peraturan Pemerintah Nomor 16 Tahun 2010 tentang Pedoman Penyusunan DPRD tentang tata tertib, disebutkan, Badan Anggaran mempunyai tugas memberikan saran dan pendapat berupa pokok-pokok pikiran DPRD kepada kepala daerah dalam mempersiapkan rancangan anggaran pendapatan dan belanja daerah paling lambat 5 (lima) bulan sebelum ditetapkannya APBD.
    Usulan ini masuk saat masa reses.

    Saat itulah ada usulan-usulan itu masuk melalui dewan. Hal ini diatur dalam Undang-undang.

    Jumlah anggarannya berapa, itu disepakati dalam pembahasan.

    Namun apakah Pokir anggota DPRD Pekanbaru sama atau ada perbedaan mencolok, sehingga terjadi protes, tidak terungkap saat paripurna kemarin.

    "Masih ada waktu 4 hari lagi (hingga Minggu (25/3/2018), bagi teman-teman di dewan, untuk menyampaikan pokir tambahan. Sebab, hari Senin (26/03)-nya, Pemko Pekanbaru akan melakukan kegiatan Musrenbang tingkat Kota Pekanbaru. Mohon kiranya pokir yang disampaikan, dipelajari terlebih dahulu baru kemudian di entry oleh Bappeda," pinta politisi PDI-P ini.

    Dia meminta, agar para rekan-rekan dewan, bisa hadir dalam kegiatan Musrenbang nanti, sehingga tidak ada kecurigaan.

    Namun yang perlu diketahui bersama, bahwa tidak semua pokir yang diajukan, bisa terakomodir oleh Pemko, mengingat kondisi keuangan daerah terbatas.



    Mengenai dugaan perbedaan Pokir dewan ini, Sekko Pekanbaru M Noer menjelaskan, bahwa setiap Pokir yang disampaikan dewan, nantinya akan di entry.

    Kemudian dibahas pada kegiatan Musrenbang Kota Pekanbaru.

    "Apalagi kita kan sudah menerapkan sistem e-budgeting, sehingga pokir yang disampaikan akan di entry. Kita entry semuanya, tapi nanti tentu tidak semua pokir yang bisa diakomodir. Itu yang akan dibahas saat Musrenbang nanti. Makanya tak perlu khawatir," pinta M Noer.(tpc/ts)



     
    Berita Lainnya :
  • Paripurna Kota, Wakil Ketua DPRD Ungkap Penyebabnya, Dipastikan Mundur
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved