www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Kapolda Riau Keluarkan Maklumat Larangan Penimbunan Barang Kebutuhan Pokok
Kamis, 21-12-2017 - 11:35:44 WIB
TERKAIT:
 
  • Kapolda Riau Keluarkan Maklumat Larangan Penimbunan Barang Kebutuhan Pokok
  •  

    PEKANBARU, TRIBUNSATU.COM - Kepala Kepolisian Daerah Riau Irjen Pol Nanang MH mengeluarkan maklumat nomor : MAK/01/XII/2017 tentang larangan penimbunan dan memperdagangkan barang kebutuhan pokok (BAPOK) tidak sesuai ketentuan, Rabu (20/12/2017).
    Maklumat ini sudah disebar ke jajaran Polda Riau, Polresta bahkan sampai ke Polsek jajaran Polresta Pekanbaru.
    Adapun beberpa isi maklumat Kapolda Riau tersebut nomor : 01/XIi/2017 tentang larangan penimbunan dan memperdagangkan barang kebutuhan pokok (BAPOK) tidak sesuai ketentuan, dalam upaya menjamin ketersediaan pangan sebagai dasar kebutuhan manusia yang paling utama dan stabilisasi pasokan dan harga pangan bagi masyarakat.
    Bersama ini Kapolda Riau menyampaikan maklumat sebagai berikut :
    A. Kepada seluruh lapisan masyarakat diharapkan:

    1. Tidak membeli dan/atau menggunakan bahan pokok (BAPOK) yang tidak memenuhi standart kesehatan,keamanan, kadaluarsa serta tidak memenuhi ketentuan peraturan perundang-undangan.

    2.Apabila mengetahui ada penimbunan bahan pokok dan/atau peredaran barang (makanan & minuman) yang tidak memenuhi standar segera memberitahukan dan atau melaporkan kepada aparat kepolisian terdekat.
    B. Kepada para pelaku usaha dilarang :
    1. Dengan sengaja menimbun atau menyimpan bahan pokok (BAPOK) dan barang yang disubsidi pemerintah (BBM, Gas Elpiji 3 kg, Pupuk, dll) melebihi jumlah maksimal yang diperbolehkan atau diluar batas kewajaran, dengan maksud untuk memperoleh keuntungan sehingga mengakibatkan bahan pokok menjadi mahal atau melambung tinggi.

    2. Memperdagangkan dan/atau mengedarkan barang (makanan & minuman) yang tidak memenuhi standart kesehatan, keamanan dan kadaluarsa serta tidak sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
    3.Terhadap pelaku usaha yang melanggar ketentuan angka 1 dan 2 tersebut diatas, akan dilakukan tindakan tegas karena merupakan perbuatan pidana dipersangkakan melakukan pelanggaran pidana pasal 133 UU Nomor: 18 tahun 2012 tentang pangan dengan ancaman penjara 7 tahun atau denda paling banyak Rp.100.000.000.000( seratus milyar rupiah) dan pasal 62 UU Nomor 8 tahun 1999 tentang perlindungan konsumen dengan pidana penjara 7 tahun dan denda paling banyak Rp.2.000.000.000 ( dua milyar rupiah).
    4. Kepala Instansi terkait dan pemangku kepentingan lainya,diharapkan dapat meningkatkan pengawasan terhadap distribusi dan ketersediaannya barang kebutuhan pokok dan yang bersubsidi pemerintah serta dalam pelaksanaannya dapat menjalin kerjasama lintas sektoral dengan baik.
    Kapolresta Kombes Pol Susanto SIK SH MH menyampaikan bahwa maklumat ini untuk antisipasi kelonjakan harga kebutuhan pokok saat Natal dan Tahun Baru.‚ÄĚDengan adanya maklumat tersebut harga bahan pokok tetap normal. Masyarakat sendiri bisa mencukupi kebutuhan sehari hari dengan harga yang terjangkau.
    Kepada pelaku usaha berikan bapok kepada masyarakat sesuai standar dan ketentuan. Sehingga kepada masyarakat segera berikan informasi ataupun pengaduan terkait Bapok tersebut dengan cara menghubungi posko Satgas Pangan Polda Riau dengan nomor telp: 0813-2602-0206 atau 0812-7613-617.(Riswan)



     
    Berita Lainnya :
  • Kapolda Riau Keluarkan Maklumat Larangan Penimbunan Barang Kebutuhan Pokok
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved