www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Polda Riau Terus Melakukan Pelengkapan Berkas PT. Hutahaean
Selasa, 12-12-2017 - 13:30:51 WIB
TERKAIT:
 
  • Polda Riau Terus Melakukan Pelengkapan Berkas PT. Hutahaean
  •  

    PEKANBARU, TRIBUNSATU.COM - Dugaan kasus koorporasi di Perkebunan Sawit PT Hutahaean yang beralamat di Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu, (Rohul) Polisi Daerah (Poles) Riau terus melakukan pelengkapan pemberkasannya.

    "Kasusnya tahap penyidikan, penyidik masih melengkapi berkas setelah P 19 belum lama ini," ungkap Kapolda Riau Irjen Nandang melalui
    Kabid Humas Kombes Pol Guntur Aryo Tejo menjawab reporter spiritriau.com Selasa, (12/12/2017) saat dikonfirmasi.

    Dijelaskannya, penanganan kasusnya masih berlanjut, terkait dugaan penguasaan lahan tanpa izin dalam kasus perambahan kawasan hutan (Koorporasi).

    Untuk diketahui, pemilik PT Hutahaean, Bapak Hutahaean Harangan Hutahaean sudah beberapa kali diperiksa di Reskrimsus Polda Riau, namun
    Kabid Humas Polda Riau, Kombes Guntur Aryo Tejo mengaku belum ada ditetapkan tersangka.

    "Kasusnya koorpirasi masih tahap penyidikan," jelasnya.

    Sebagaimana diberitakan sebelumnya, Polda Riau telah menetapkan PT Hutahaean sebagai tersangka penguasaan lahan tanpa izin sekitar 835 ha di Kabupaten Rokan Hulu (Rohul). Penguasaan lahan tersebut dijadikan perkebunan kelapa sawit tanpa ada izin pelepasan kawasan hutan dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK).

    Pihak Polda Riau telah mengantongi sejumlah bukti atas penguasaan lahan tanpa izin tersebut. Berdasarkan sejumlah bukti itu, akhirnya pihak perusahaan dijadikan tersangka.

    Persoalan ini awalnya disampaikan tim Pansus Monitoring Lahan DPRD Riau. Di mana pihak dewan melaporkan 33 perusahaan sawit di Riau yang menguasai lahan tanpa izin pelepasan dari Kementerian KLHK.

    Tim Pansus DPRD Riau menduga ada ribuan hektare kebun sawit dikuasai secara ilegal tanpa izin. Kasus ini dilaporkan Pasnsus Monitoring Lahan pada Januari 2017 lalu.

    Dari 33 perusahaan perkebunan itu, pihak Polda Riau memfokuskan kepada empat perusahaan. Satu di antaranya PT Hutahaean yang telah dijadikan tersangka, dua perusahaan lagi juga swasta dan satu perusahaan perkebunan sawit BUMN. Ketiga perusahaan kebun sawit ini masih dalam proses pemeriksaan lebih lanjut.
    (fah).



     
    Berita Lainnya :
  • Polda Riau Terus Melakukan Pelengkapan Berkas PT. Hutahaean
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved