Tangis Momo Geisha pecah saat tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Tampan, Kota Pekanbaru Riau, yang menjadi tempat peristirahat" />
www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Pemakaman Ayahanda Momo Geisha, 'Selamat Jalan Bapak'
Sabtu, 23-09-2017 - 12:39:21 WIB

TERKAIT:
 
  • Pemakaman Ayahanda Momo Geisha, 'Selamat Jalan Bapak'
  •  

    PEKANBARU, TRIBUNSATU.COM - Tangis Momo Geisha pecah saat tiba di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Kristen Tampan, Kota Pekanbaru Riau, yang menjadi tempat peristirahatan terakhir ayahandanya, Jabonar Sinaga, Jumat (22/9/2017) sore.

    Melihat liang lahat sang ayah, Momo Geisha yang saat itu tiba bersamaan dengan mobil jenazah terkulai lemas. Air matanya pun tumpah saat peti jenazah ayahnya diturunkan dari mobil yang kemudian dimasukkan ke dalam liang lahat.

    Jenazah Jabonar Sinaga yang tiba pukul 17.30 WIB sore tadi langsung dimakamkan dengan melalui proses adat Batak dan agama Kristen yang dipimpin langsung oleh pendeta. Jumat (22/9/2017).

    "Selamat jalan Bapak," itulah kalimat terakhir yang katakan Momo saat melihat peti jenazah sang ayah, yang saat itu juga ia dibantu suaminya beserta keluarganya melempar tanah ke liang lahat ayahnya.

    Suara tangis pun kembali terdengar dari vokalis Grup band Geisha ini saat melihat peti Jabonar Sinaga dikubur yang akhirnya tertutup oleh tanah.

    Dan diproses penaburan bunga tak henti-hentinya ia melihat kuburan ayahnya sambil menguatkan dirinya akan kepergian sang ayah tercinta.

    Jabonar Sinaga selaku mantan wartawan senior tersebut meninggal dunia pada Selasa kemarin, diduga akibat serangan jantung. Zulmansyah Sekedang, selaku ketua PWI Riau menyampaikan belasungkawanya atas kepergian Jabonar Sinaga.

    Menurut Zulmansyah, Jabonar merupakan sosok figur yang sangat berintegritas dengan tugasnya. "saya sudah lebih 20 tahun berkenalan dengan bang Jabonar, beliau merupakan wartawan senior yang menjaga integritas," ungkapnya.

    Sosok figuritas yang dimiliki jabonar sangat memberikan kesan tersendiri bagi keluarga besar PWI Riau. tidak hanya menjadi anggota PWI Riau yang aktif di Pekanbaru, beliau juga menjadi salah seorang pendiri PWI di Rengat dan tembilahan.

    Adapun prestasi beliau juga pernah menjadi kepala perwakilan Riau Pos di Indragiri. Sebagai sosok yang dikenal arif dan bijak sana, wartawan Indonesia sangat merasa kehilangan dan berduka. Selamat jalan wartawan senior, semoga mendapatkan tempat yang baik disisiNya. (grc)



     
    Berita Lainnya :
  • Pemakaman Ayahanda Momo Geisha, 'Selamat Jalan Bapak'
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved