www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Pilgubri 2018, Syahril Abu Bakar: Riau Butuh Pemimpin yang Patut, Cerdas dan Tegas
Senin, 25-09-2017 - 07:13:38 WIB

TERKAIT:
 
  • Pilgubri 2018, Syahril Abu Bakar: Riau Butuh Pemimpin yang Patut, Cerdas dan Tegas
  •  

    Pekanbaru, TRIBUNSATU.COM - Ketua Harian Lembaga Adat Melayu Riau Syahril Abu Bakar angkat bicara soal suksesi kepemimpinan Riau.

    Tokoh masyarakat yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI)  Riau mengajak semua pihak terutama para bakal calon Gubernur Riau 2018 untuk bersanding, bukan bertanding. Diharapkan pemimpin Riau kedepan adalah orang yang patut, cerdas dan tegas.

    Apabila amanah hendak berlanjut, Serah kan kepada yang patut-patut. Tunjuk ajar Melayu yang diamanatkan almarhum Tenas Effendi tokoh Riau fenomenal tersebut sangat tepat untuk menggambarkan kondisi kepemimpinan Riau kekinian. Apalagi tak lama akan digelar pemilihan Gubernur Riau 2018.

    "Riau Butuh Pemimpin yang patut-patut, cerdas dan tegas," ucap Syahril Abu Bakar kepada berazam.com, Minggu (24/9), merespon sikon politik Pilgubri yang akhir akhir ini sedikit memanas.

    Dikatakannya, Riau yang memiliki sumber daya alam yang kaya dengan APBD Rp 10 triliun lebih belum mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara adil dan merata.

    Mestinya kata Syahril dengan APBD yang besar, masyarakat Riau bisa merasakan "trickle down efect", namun yang terjadi hari ini justru berbanding terbalik.

    "Dengan APBD yang besar mestinya masyarakat Riau merasakan efect domino melalui sentuhan pembangunan yang berkelanjutan, adil dan merata. Tapi sikon itu hari ini belum nampak," ujar Syahril Abu Bakar.

    Di sisi lain, lanjut Syahril, pemimpin kita saat ini masih bergantung kepada minyak dan gas, padahal yang dibutuhkan adalah bagaimana menggejot PAD lewat Kreatifitas dan kecerdasan pemimpin.

    "Pemimpin tidak boleh hanya bergantung pada minyak dan gas tapi harus lebih kreatif dalam mengelola sumber daya alam atau program program kerakyatan yang berujung pada kesejahteraan masyarakat Riau," ungkap Syahril.

    Untuk itu, Pilgubri 2018 diharapkan mampu menghasilkan pemimpin yang patut, cerdas dan tegas. Serta yang berani berkorban demi kemaslahatan masyarakat Riau.

    Menyikapi munculnya fenomena saling ungkit kelemahan atau borok antar bakal calon, Syahril mengaku prihatin dan merasa perlu menyampaikan ajakan damai. "Hidup kan lampu masing-masing jangan padamkan lampu orang,"  ujar Syahril Abu Bakar mengingatkan.

    Kemudian terhadap adanya kecenderungan pemimpin kita yang mengedepankan ego sektoral dan perang politik yang memicu terganggu nya atau terlambat nya pembangunan yang merugikan masyarakat, hal tersebut kedepan tidak boleh lagi terjadi.

    "Kalau kita mau maju hilangkan ego sektoral dan perang politik sebab itu tidak sesuai dengan tunjuk ajar Melayu atau tidak sesuai dengan keinginan masyarakat, " kata Syahril.

    Terakhir kata Syahril, Pilkada Gubernur Riau 2018 adalah sarana untuk menentukan pemimpin Riau secara demokratis. Untuk itu dibutuhkan kecerdasan masyarakat dalam menentukan pilihan nya.

    " Pilihlah calon pemimpin yang patut, cerdas dan tegas. Pemimpin yang berani mengambil kebijakan demi masyarakat Riau secara menyeluruh. Jangan saling sikat dan sikut, " tutup Syahril Abu Bakar. (bac)



     
    Berita Lainnya :
  • Pilgubri 2018, Syahril Abu Bakar: Riau Butuh Pemimpin yang Patut, Cerdas dan Tegas
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved