www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Harris Terus Maju Meski Tanpa Perahu Golkar
Jumat, 08-09-2017 - 12:25:57 WIB

TERKAIT:
 
  • Harris Terus Maju Meski Tanpa Perahu Golkar
  •  

    PEKANBARU, TRIBUNSATU.COM - HM Harris optimis bertarung dalam suksesi kepemimpinan di Riau untuk lima tahun mendatang. Bermodalkan hasil survei yang tinggi, Bupati Pelalawan itu akan terus maju dalam Pemilihan Gubernur Riau meski tidak menggunakan perahu Partai Golongan Karya.

    HM Harris bahkan telah mempersiapkan diri jika nantinya juga tidak mendapat dukungan dari partai politik lainnya. Skema maju melalui jalur independen atau perorangan dengan menggandeng Bupati Indragiri Hulu, Yopi Arianto, sebagai wakilnya, akan ditempuhnya.

    Sebagaimana diketahui, Partai Golkar yang membesarkannya, telah memberikan dukungan kepada Ketua DPD I Golkar Riau, Arsyadjuliandi Rachman alias Andi Rachman, yang juga Gubernur Riau saat ini. Dukungan ini dinilai tidak adil mengingat rendahnya hasil survei terhadap Andi Rachman.

    Sementara, Harris berada di posisi teratas dibandingkan kader Golkar lain yang juga berniat untuk maju.

    Dikatakan Harris, sebelum dirinya menyatakan maju bertarung dalam Pilgubri tahun 2018 mendatang, dirinya telah menyampaikan hal itu kepada Andi Rachman.

    Sama beliau (Andi Rachman,red) saya harus izin. Diskusi berdua bagaimana kalau saya maju. Beliau mengatakan silahkan kalau saya maju. Dari situlah saya melihat teman-teman mendukung. Hasilnya kan di survei. Apakah saya lanjut atau tidak, tergantung survei," kata Harris, Kamis (7/9).

    Terkait hal tersebut, mantan Ketua DPD II Golkar Pelalawan itu, juga telah mengatakan niatnya itu ke DPP Golkar. Menurut DPP, kata Harris, calon dengan survei tertinggi akan didukung.

    "Siapa yang tertinggi di survei itu yang kita tunjuk untuk maju, dan semuanya harus dukung," ujar Harris menirukan pernyataan DPP Golkar kala itu.

    "Kita patuh apa yg disampaikan DPP. Oleh karena itu kita coba sama-sama berjuang. Kita yakin sama diri kita," lanjutnya.

    Lebih lanjut, Harris mengatakan kalau DPP kemudian melakukan survei dengan menggandeng Lembaga Survei Indonesia. Hasilnya, LSI menempatkan Harris di posisi teratas. Tidak sampai di situ, lembaga survei Indo Barometer juga menempatkan Harris tertinggi dibandingkan kader Golkar yang lain.

    "Namun, sebelum dirilis Indo Barometer, DPP sudah menerbitkan surat keputusan (dukungan ke Andi Rachman,red)," sesalnya.

    "Kita tidak bicara proses atau tidak proses. Silahkan, tu kan hak DPP. Yang jelas pedoman kita di bawah sebagai kader Golkar harus patuh pada aturan yang dibuat DPP," sambungnya.

    Kendati begitu, Harris menuturkan kalau dirinya tidak kecewa dengan sikap DPP Golkar itu. Dirinya kemudian menanyakan kembali ke DPP apakah dirinya boleh maju atau tidak. "Yang kita tanyakan, masih bisa gak kita maju. (DPP mengatakan) Silahkan kader Golkar yang ingin maju, yang surveinya tinggi, silahkan cari sampan lain. Sampan itu oke," sebutnya seraya mengatakan kalau tidak ada sanksi dari DPP terkait keinginannya itu.

    "Tidak ada sanksi. Kalau sudah penetapan nanti di KPU diterima, itu baru dibicarakan (soal sanksi)," tuturnya lagi.

    Dengan ada izin dari DPP, Harris mengatakan dirinya terus menjalin komunikasi politik dengan partai lain. Menurutnya, partai politik lain masih mempedomani hasil survei dalam penetapan calon yang akan diusung."Kita siap maju tanpa sampan Partai Golkar," tegas Harris.(lipo)



     
    Berita Lainnya :
  • Harris Terus Maju Meski Tanpa Perahu Golkar
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved