www.tribunsatu.com
Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
 
Di Galuhtimur 2.194 Orang Tidak Nyoblos
Sabtu, 20-04-2019 - 22:02:05 WIB
TERKAIT:
 
  • Di Galuhtimur 2.194 Orang Tidak Nyoblos
  •  

    Brebes, Tribunsatu.com - Hingar bingar pesta Demokrasi 2019 memang telah usai, namun dibalik itu ternyata masih menyisakan permasalahan.

    Dari sekian banyak masalah yang ada, persoalan Daftar Pemilih Tetap (DPT) harus menjadi hal yang sangat perlu untuk mendapatkan perhatian lebih.
    Adanya fakta dimana terjadi banyaknya warga masyarakat yang tidak nyoblos karena tidak masuk dalam DPT dan banyaknya pemilih yang tidak datang ke Tempat Pemungutan Suara (TPS) untuk menggunakan hak suaranya, membuat kita harus mengernyitkan dahi.


    Fakta tersebut benar-benar terjadi di Desa Galuhtimur Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes Jawa Tengah, sebuah desa yang terdiri dari 9 perdukuhan atau dusun yaitu Galuhtimur 1, Sabrang Kulon, Karangasem, Kalipucung, Kalirau, Dukuh Tengah, Ketabasa dan Makamdawa serta Dukuh Tiong.


    Menurut Muhajir salah seorang anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) Desa Galuhtimur, ketika ditemui oleh Tribunsatu, Sabtu (20/4/3019), mengatakan bahwa di Desa Galuhtimur ada sebanyak 6.499 DPT dan yang datang pada saat pemungutan suara 17 April 2019 dan ada sebanyak 4.305 yang memberikan suaranya.

    Jika kita cermati, ada sesuatu yang sangat menggelitik. Dengan DPT sebanyak 6.499 dan yang hadir hanya 4.305 pemilih, itu artinya ada sebanyak 2.194 DPT yang tidak menggunakan hak suaranya, satu jumlah yang sangat besar.

    Ketika ditanya tentang apa yang menyebabkan hal tersebut terjadi, Muhajir menjawab bahwa hal tersebut dikarenakan banyaknya warga yang merantau ke luar daerah untuk bekerja dan tidak bisa pulang pada saat pelaksanaan Pemilu 2019.
    " Para warga itu sebagian besar merantau ke luar Jawa ", Kata Muhajir.


    Terkait dengan warga yang tidak terdaftar dalam DPT,Tribunsatu berhasil menemui Tasori (78 tahun) salah seorang warga RT 05 RW 01 Desa Galuhtimur, yang mengatakan bahwa dirinya bersama istrinya tidak tercatat dalam DPT, sehingga pada saat pemungutan suara tanggal 17 April 2019 kemarin tidak bisa ikut "nyoblos".


    Menurut Tasori, dirinya juga sangat yakin bahwa dalam Pemilu 2019 banyak warga di desanya yang tidak terdaftar dalam DPT.
    " Yang pasti saya sangat kecewa karena saya tidak bisa ikut berpartisipasi dalam pemilu yang hanya terjadi setiap 5 tahun sekali dan saya juga tidak bisa ikut menentukan nasib bangsa ini. Walaupun kami rakyat kecil, kami juga punya hak yang sama seperti warga lainnya ", kata Tasori.
    ( Pur***)



     
    Berita Lainnya :
  • Di Galuhtimur 2.194 Orang Tidak Nyoblos
  •  
    Komentar Anda :

     
     
     
     
     
    Galeri Foto - Advertorial - Pariwara - Indeks Berita
    Redaksi - Disclaimer - Pedoman Berita Siber - Tentang Kami - Info Iklan
    © 2017-2018 PT. HESTI TRIBUNSATU PERS, All Rights Reserved